jump to navigation

KUNCI UNAS FISIKA SMA IPA-2009 24/04/2009

Posted by dhimasheri in unas.
Tags: , , , , ,
3 comments

KUNCI UJIAN NASIONAL KELAS 3 IPA MAPEL FISIKA

KODE : A = D13-P14-2008/2009

WILAYAH JAWA TENGAH DAN LAMPUNG
1. D 2. B 3. D 4. B 5. C 6. C 7. E 8. B 9. A 10. C
11. B 12. D 13. D 14. D 15. C 16. A 17. D 18. D 19. B 20. A
21. B 22. C 23. D 24. E 25. D 26. B 27. B 28. D  29. E 30. A
31. B 32. D 33. D 34. B 35. D 36. B 37. E 38. A 39. D 40. C

POS UNAS dan UASBN-SD/MI,SMP/MTs,SMA/MA 2009 25/12/2008

Posted by dhimasheri in Uncategorized.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
3 comments

Berita terbaru UNAS 2009- tanggal 25 Desember 2009

untuk para praktisi pendidikan di tingkat dasar dan menengah dan atas di SD,SMP dan SMA, MI,MTS,MA Klik dibawah ini untuk Kisi-kisi UNAS 2009, Jadwal dan Tata Tertib Unas 2009  dan Permen Unas 2009, terbaru dan benar-benar prlu diketahui sejak awal. persiapkan semua untuk lebih baik lagi menjadi pribadi prestatif

POS UNAS 2009

POS UASBN 2009 SD  & Jadwal UNAS 2009

POS UNAS SMP, MTS, SMPLB, 2009 & Jadwal UNAS 2009

POS UNAS SMA,MA  2009 & Jadwal UNAS 2009

PERMEN  UNAS 2009

PERMEN UASBN 2009 dan Kisi -Kisi UNAS 2009

PEMEN UNAS SMP, MTS  2009 dan Kisi -Kisi UNAS 2009

PERMEN UNAS SMA ,MA 2009  dan Kisi -Kisi UNAS 2009

sumber : puspendik jakarta

NEWS UPDATE – 7 JANUARI 2009

KUMPULAN SOAL UM UGM DAN SPMB ASLI!!!
Paling lengkap dan akurat yang dibuat oleh pakar dibidangnya dan telah berpengalaman di sini, dikhususkan untuk khalayak praktisi pendidikan dan siswa yang akan mengikuti khusus tes masuk ujian ke Universitas Gadjah Mada via Ujian Masuk dan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Soal akurat yang sudah dianalisa selama 5 tahun terakhir dan sekarang DIJUAL !!!!
Soal dijual perpaket dimana satu paket untuk satu tahun masa ujian tes
Contoh : paket UM UGM 2008, paket UM UGM 2007 , paket SPMB 2008 dst
HARGA PAKET , Terhitung Mulai Berlaku Bulan Januari Tanggal 7Januari 2009
UM UGM
• 1 paket = Rp. 80.000,-
• 2 paket = Rp. 100.000,-
• 3 paket = Rp. 150.000,- s
• 4 paket = Rp. 200.000,-
SPMB
• 1 paket = Rp. 100.000,-
• 2 paket = Rp. 150.000,-
• 3 paket= Rp. 180.000,-
• 4 paket= Rp. 200.000,-

Bonus !!
1. Soal UM UNDIP 2007 dan 2008
2. Katalog Soal Fisika Lengkap
3. Layanan Info PTN Terbaru dan Update setiap pekan
Cara pemesanan :
1. Tentukan jumlah paket yang mau diambil
2. Transfer dana paket ke Rekening BNI Cabang Pati an Dimas Heri Yulianto S.T di no rekening 0157 700 526 sesuai dengan jumlah paket yang diambil
3. Sms kan dengan urutan , nama, alamat rumah/sekolah, paket yang diambil, dana transfer, waktu transfer ke no 0858 6686 5710 ( hanya menerima sms)
4. Setelah verifikasi dana transfer selesai dan sah, maka paket akan segera dikirimkan ke alamat tujuan

Kumpulan Soal Lengkap
Soal dan Penyelesaian – Ujian Masuk Universitas Gadjah Mada / UM – UGM

Tahun 2005
• Kemampuan Dasar Kode : 821
• Kemampuan IPA Kode : 811
• Kemampuan IPS Kode : 831
Tahun 2006
• Kemampuan Dasar Kode : 381
• Kemampuan IPA Kode : 372
• Kemampuan IPS Kode : 392
Tahun 2007
• Kemampuan Dasar Kode : 741
• Kemampuan IPA Kode : 731
• Kemampuan IPS Kode : 751
Tahun 2008
• Kemampuan Dasar Kode : 482
• Kemampuan IPA Kode : 472
• Kemampuan IPS Kode : 492

Soal dan Penyelesaian – Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru / SPMB / SNMPTN
Tahun 2005
Regional 1
• Kemampuan Dasar Kode : 571
• Kemampuan IPA Kode : 380
• Kemampuan IPS Kode : 790
Regional 2
• Kemampuan Dasar Kode : 271
• Kemampuan IPA Kode : 580
• Kemampuan IPS Kode : 291
Regional 3
• Kemampuan Dasar Kode : 371
• Kemampuan IPA Kode : 782
• Kemampuan IPS Kode : 391

Tahun 2006
Regional 1
• Kemampuan Dasar Kode : 412
• Kemampuan IPA Kode : 422
• Kemampuan IPS Kode : 430
Regional 2
• Kemampuan Dasar Kode : 311
• Kemampuan IPA Kode : 321
• Kemampuan IPS Kode : 330
Regional 3
• Kemampuan Dasar Kode : 711
• Kemampuan IPA Kode : 721
• Kemampuan IPS Kode : 731

Tahun 2007
Regional 1
• Kemampuan Dasar Kode : 541
• Kemampuan IPA Kode : 551
• Kemampuan IPS Kode : 562
Regional 2
• Kemampuan Dasar Kode : 440
• Kemampuan IPA Kode : 450
• Kemampuan IPS Kode : 460
Regional 3
• Kemampuan Dasar Kode : 641
• Kemampuan IPA Kode : 650
• Kemampuan IPS Kode : 661

Tahun 2008
Regional 1
• Kemampuan Dasar Kode : 211
• Kemampuan IPA Kode : 312
• Kemampuan IPS Kode : 103
Regional 2
• Kemampuan Dasar Kode : 301
• Kemampuan IPA Kode : 112
• Kemampuan IPS Kode : 203
Regional 3
• Kemampuan Dasar Kode : 311
• Kemampuan IPA Kode : 102
• Kemampuan IPS Kode : 213

Strategi Untuk Lulus SNMPTN 2009 17/12/2008

Posted by dhimasheri in Uncategorized.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
14 comments

Kuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) adalah harapan kita semua dan juga harapan orang tua serta merupakan suatu kebanggaan tersendiri bila dapat lulus SPMB. Namun kesempatan untuk diterima di PTN sangat minim, karena bangku kuliah yang tersedia sangat terbatas. Dari sekitar 400 ribuan peserta SPMB, yang diterima melalui jalur ini rata-rata kurang dari 15% pada setiap tahunnya. Olehkarenanya sangatlah wajar banyak siswa berseloroh bahwa “Menjadi mahasiswa melalui SPMB tak ubahnya mengikuti undian berhadiah”. Ini dimaklumi karena banyak siswa sulit menebak mana yang lebih besar antara peluang menang atau peluang kalahnya. Dengan persaingan yang superketat dalam SPMB, memenangkan persaingan diperlukan kerja keras dan pintar serta strategi yang tepat, karena tanpa ini semua, bukan kesuksesan yang didapatkan tapi menemui kegagalan. Sedikitnya, ada tujuh faktor yang mempunyai peranan besar terhadap keberhasilan menembus SPMB, antara lain :

1. Penguasaan materi
2. Strategi pemilihan jurusan
3. Keterampilan mengerjakan soal
4. Kesiapan mental / psikologis.
5. Faktor Teknis
6. Pendekatan diri kepada Allah SWT

Kesuksesan didunia ini berawal dari rencana, begitu halnya kesuksesan di SPMB. If you fail to plan you plan to fail, jika Anda gagal membuat sebuah rencana, itu sama saja merencanakan kegagalan. Seperti halnya kesuksesan dibidang lain, energi terbesar kesuksesan di SPMB sangat ditentukan seberapa besar impian Anda untuk memasuki jurusan di PTN tertentu. Impian adalah hasrat atau keinginan yang “harus” dicapai. Dalam usaha / bidang apapun impian adalah titik awal keberhasilan. Impian pula yang memberi energi untuk selalu berusaha keras dan disiplin tinggi. Selain impian, bersikap positif terhadap hal apapun merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari impian. Jangan pernah pedulikan guru yang jelek mengajar, sekolah yang tidak mempunyai fasilitas, kemampuan yang serba terbatas. Fokuslah pada hal-hal yang positip bisa menunjang kesuksesan. Percayalah pada kemampuan diri sendiri dan tidak ada hentinya untuk berusaha mengejar ketinggalan. “Saya pasti bisa berhasil”, Saya pasti bisa, Saya pasti bisa memasuki PTN favorit.

Lima langkah efektif untuk mewujudkan impian:

Pertama, tetapkan dalam pikiran Anda cita-cita yang ingin Anda wujudkan dan gambarkan dalam pikiran Anda secara detil. Jangan takut untuk bermimpi besar dan jangan pernah melupakan impian tersebut.

Kedua, pastikan dengan tepat apa yang dapat Anda berikan sebagai ganti untuk impian yang Anda inginkan tersebut (tidak ada ‘makan siang gratis’)

Ketiga, buatlah langkah-langkah pasti untuk mencapai impian tersebut.

Keempat, tulis secara jelas impian Anda.

Kelima, bacalah dua kali sehari, satu kali sebelum tidur dan satu kali setelah Anda bangun dipagi hari.
Penguasaan materi

Dari hasil hasil pengamatan, banyak peserta yang gagal lulus SPMB karena tidak terlatih mengerjakan soal-soal SPMB. Padahal, banyaknya waktu luang ketika melakukan persiapan seleksi, seharusnya digunakan untuk mengerjakan soal-soal SPMB tahun-tahun sebelumnya. Soal SPMB bersifat standar dan seringkali berulang.

Untuk dapat mengerjakan soal-soal SPMB, tidak ada jalan lain kecuali menguasai materi / konsep dengan sebaik-baiknya. Idealnya, peserta dapat menguasai semua materi SPMB. Akan tetapi hal ini sulit dilakukan bahkan dianggap tidak mungkin. Oleh karenanya, strategi yang mungkin yaitu pemahaman terhadap konsep-konsep yang terpenting, dan jika memiliki waktu baru meluas ke hal-hal yang mendetail. Buatlah target (goal setting) yang jelas pada setiap periode waktu. Pemahaman secara sistematis dan gradual seperti ini diharapkan dapat memperoleh hasil yang optimal.
Strategi pemilihan jurusan
Dalam menghadapi SPMB, setiap siswa dihadapkan pada masalah pemilihan jurusan yang terkadang sering dilematis. Hal ini terjadi karena banyak dari siswa yang tidak tau bagaimana strategi memilih jurusan. Idealnya, dalam persiapan menghadapi SPMB, sejak dini siswa harus menentukan jurusan apa yang akan dipilih dan di PTN mana. Dalam hal memilih jurusan harus disesuaikan dengan bakat dan minat. Strategi yang perlu dilakukan adalah:

Pertama, Ukurlah sejauh mana kemampuan yang dimiliki. Untuk mengetahui seberapa besar kemampuan yang dimiliki yaitu dengan melakukan try-out secara berkala, atau melakukan simulasi di rumah. Setelah mengetahui nilai yang dapat dicapai, barulah ditentukan jurusan dan PTN yang tepat.

Kedua, kenali jurusan-jurusan yang ada di PTN, terutama jurusan-jurusan yang diinginkan. Setelah itu, lihatlah perkiraan pass in grade- nya.

Ketiga, tempatlah jurusan impian (optimistis) pada pilihan 1, dan pilihlah pilihan kedua dijurusan yang aman, tetapi masih mempresentasikan keinginan.

Keempat, mintalah dukungan dari orang tua, saudara, teman dekat atau seseorang yang teramat spesial untuk memberikan spirit demi terwujudnya impian Anda. Selain itu perlu juga dipertimbangkan tentang biaya hidup, tempat tinggal, keadaan lingkungan / sistem pergaulan dsb.

Keterampilan mengerjakan soal
Soal SPMB mempunyai karakteristik tertentu yaitu dari jumlah soal, kualitas soal, dan waktu pengerjaannya. Uraian jenis dan jumlah soal adalah sebagai berikut:

Kemampuan Dasar
• Mat. Dasar 25 Soal
• Bhs Indonesia 25 Soal
• Bhs Inggris 25 Soal
Jumlah 75

Kemampuan IPA
• Mat IPA 15 Soal
• Fisika 15 Soal
• Kimia 15 Soal
• Biologi 15 Soal
• IPA Terpadu 15 Soal
Jumlah 75

Kemampuan IPS
• Sejarah 20 Soal
• Ekonomi 20 Soal
• Geografi 20 Soal
• IPS Terpadu 15 Soal
Jumlah 75

Dari jumlah soal dan waktu yang tersedia, pengerjaan soal-soal SPMB di set rata-rata 2 menit per soal. Hal ini terjadi karena soal SPMB didesain sebagai alat seleksi, sehingga setiap peserta bukan hanya dituntut bisa tetapi juga cepat / dalam waktu singkat. Strategi yang perlu dijalankan adalah dengan mengerjakan soal-soal yang menurut Anda mudah. Jika ada soal-soal yang terlalu sulit, jangan memaksakan diri untuk mengerjakannya, pindahlah mengerjakan soal-soal yang lebih mudah, itu lebih baik. Jangan memberikan jawaban asal-asalan, lebih baik membiarkan kosong daripada memberikan jawaban yang spekulatif. Yang perlu menjadi renungan: Mengerjakan satu soal dalam waktu sepuluh menit atau duapuluh menit jelas merupakan time losses (kecolongan waktu) yang tidak termaafkan. Penstabilan emosi dan pengendalian dirilah yang mencegah melakukan kebodohan ini.

Kesiapan mental / psikologis.

Kesiapan mental / psikologis diperlukan bukan hanya ketika hari H SPMB, tetapi pada saat kapanpun termasuk ketika akan belajar. Lelah psikis seperti bosan, jenuh, dan sejenisnya akan mengganggu rencana belajar dan ketika hari H SPMB. Strategi mengatasi ketidaksiapan mental pada saat belajar adalah sebagai berikut:
Hentikan belajar dan pergilah tidur.
Cari penyebab kelelahan psikis (interospeksi diri), apa sebenarnya yang membuat bosan, jenuh dan hilang konsentrasi. Ada masalah dengan keluarga, teman, tetangga atau mungkin pacar ? Jika ada, selesaikanlah permasalahan itu dengan baik-baik. Hindari bentrokan, karena hal ini akan menambah beban mental, bila perlu mengalah dulu demi kemenangan Anda sendiri.
Ingat kembali hal-hal yang menarik dan menyenangkan jika Anda nanti lulus SPMB. Misalnya : Anda dapat kuliah di Perguruan Tinggi Negeri, dapat memenuhi harapan orang tua atau mungkin harapan masa depan yang cerah dan penuh kebahagiaan bersama orang-orang yang kita cintai.
Gunakan gaya belajar yang sesuai dengan Anda.
Hindarkan penggunaan obat penenang jenis apapun, karena dikhawatirkan efek sampingnya berakibat buruk bagi fisik Anda.
Faktor Teknis

Banyak peserta SPMB yang hingga sekarang masih dipenuhi dengan berbagai pertanyaan, terutama bagi peserta yang merasa bisa mengerjakan soal dibandingkan dengan peserta lain tetapi dalam kenyataannya peserta tersebut tidak lulus dalam seleksi. Meskipun jawaban dalam pengerjaan soal sudah cukup akurat dan dapat dipercaya, tetapi ternyata kesalahan dalam pengisian formulir pendaftaran sangat menentukan dan sekaligus sebagai alat seleksi.

Dr. Toemin A. Masoem, ketua Panitia Pengolahan data UMPTN menyatakan bahwa kesalahan fatal yang dilakukan peserta SPMB adalah:

• Formulir atau lembar jawaban komputer (LJK) tidak dihitamkan secara benar

• Nilai SPMB tidak lengkap, bisa karena absen atau didiskualifikasi oleh panitia karena salah mengisi nomor peserta atau kode soal pada lembar jawaban.

Pernahkah kita berfikir berapa banyak peserta SPMB yang gagal dengan sia-sia seperti dalam kasus diatas? Ternyata dari data yang ada dari tahun ketahun luar biasa besarnya yaitu kurang lebih 14 persen dari peserta SPMB. Angka ini besarnya hampir sama dengan rata-rata peserta SPMB yang lulus seleksi setiap tahunnya (15,5 persen).
Pendekatan diri kepada Allah SWT

Setelah usaha maksimal dilakukan, maka hendaknya semuanya diserahkan kepada Allah SWT. Sebesar apapun impian kita, mustahil akan berhasil tanpa ridhoNya. Pendekatan diri kepada Allh SWT dan berdoa agar dalam belajar mudah memahami materi pelajaran, ketika memilih jurusan dan pada hari ‘H’ SPMB diberikan kemudahan dan dijauhkan dari kesalahan dan kesalahan yang mungkin terjadi karena kealpaan

Jadwal Detail Ujian Nasional 2009 SMA/MA,SMP/MTS dan SD/MI 27/11/2008

Posted by dhimasheri in unas.
Tags: , , , , , , , , , ,
6 comments

Ini Kabar dari teman yang membawa info Ujian Nasional Terbaru 2009

Catatan :
Perkiraaan disusun berdasarkan situs resmi Depdiknas yaitu www.depdiknas.go.id dan wawancara dengan telepon berdasarkan sumber di Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)

Ujian Nasional SMA/MA 2009
Senin 20 April 2009
IPA-Bahasa Indonesia, IPS-Bahasa Indonesia , Bahasa- Bahasa Indonesia

Selasa 21 April 2009
IPA-Matematika, IPS-Matematika, Bahasa-Matematika

Rabu 22 April 2009
IPA-Bahasa Inggris&Biologi, IPS-Bahasa Inggris&Geografi, Bahasa-Bahasa Inggris&Sastra Indonesia

Kamis 23 April 2009
IPA- Fisika, IPS- Sosiologi, Bahasa-Bahasa Asing

Jum’at 24 April 2009
IPA-Kimia, IPS-Ekonomi Akuntansi, Bahasa-Sejarah Budaya/Antropologi

Ujian Nasional SMP/MTS 2009
Senin 27 April 2009 – Bahasa Indonesia
Selasa 28 April 2009 – Matematika
Rabu 29 April 2009 – Bahasa Inggris
Kamis 30 April 2009 – IPA

Ujian Nasional SD/MI
Selasa 12 Mei 2009 – Bahasa Indonesia
Rabu 13 Mei 2009 – Matematika
Kamis 14 Mei 2009 – IPA

sumber : www.depdiknas.go.id, bsnp, neutron yogyakarta

Pengumuman Seleksi Nasional Masuk PTN (SNM PTN) 2008 14/11/2008

Posted by dhimasheri in snmptn.
Tags: , , , ,
add a comment

Pengumuman Seleksi Nasional Masuk PTN (SNM PTN)

1. TUJUAN :
Penyelenggaraan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi bertujuan untuk memperoleh mahasiswa yang memiliki kemampuan akademik untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan di Pedidikan Tinggi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

2. PERSYARATAN :

Peserta SNMPTN harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
Lulusan SMA / MA / SMK / MAK atau yang setara tahun 2006, 2007 dan 2008.
Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses belajarnya di Perguruan Tinggi.

3. PERGURUAN TINGGI NEGERI PESERTA SNMPTN

a. WILAYAH BARAT

Meliputi Perguruan Tinggi Negeri di wilayah Sumatera dan Kalimantan :
Universitas Syah Kuala
Universitas Malikussaleh
Universitas Negeri Medan
Universitas Sumatera Utara
Universitas Negeri Padang
Universitas Andalas
Universitas Riau
UIN Sultan Syarief Kasim Riau
Universitas Jambi
Univeritas Sriwijaya
Universitas Bengkulu
Universitas Lampung
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Institut Pertanian Bogor
Universitas Negeri Jakarta
Universitas Indonesia
UIN Syarief Hidayatullah
Universitas Pendidikan Indonesia
UIN Sunan Gunung Djati
Institut Teknologi Bandung
Universitas Padjadjaran
b. WILAYAH TENGAH

Meliputi Perguruan Tinggi Negeri di wilayah Jawa, Bali dan Nusa Tenggara Barat
Universitas Jenderal Soedirman
Universitas Negeri Semarang
Universitas Diponegoro
Universitas Sebelas Maret
Universitas Negeri Yogyakarta
Universitas Gadjah Mada
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Universitas Tanjung Pura
Univeritas Palangka Raya
Universitas Lambung Mangkurat
Universitas Mulawarman
c. WILAYAH TIMUR

Meliputi Perguruan Tinggi Negeri di wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Maluku dan Papua
Universitas Airlangga
Universitas Negeri Surabaya
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
IAIN Sunan Ampel Surabaya
Universitas Brawijaya
Universitas Negeri Malang
UIN Malang
Universitas Jember
Universitas Trunojoyo
Universitas Udayana
Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja
Universitas Mataram
Universitas Nusa Cendana
Universitas Negeri Makasar
Universitas Hasanudin
UIN Alaudin Makasar
Universitas Tadulako
Universitas Haluoleo
Universitas Negeri Manado
Universitas Sam Ratulangi
Universitas Negeri Gorontalo
Universitas Pattimura
Universitas Khairun
Universitas Cenderawasih
Universitas Negeri Papua
4. LINTAS WILAYAH

Peserta ujian tidak perlu mengikuti ujian di Perguruan Tinggi yang menjadi pilihannya tetapi bisa di Perguruan Tinggi Negeri penyelenggara SNMPTN terdekat dan tempat mengikuti ujian bukan kriteria penerimaan.

5. KELOMPOK UJIAN DAN WARNA FORMULIR PENDAFTARAN

Peserta SNMPTN terbagi menjadi 3 kelompok :
Kelompok IPA dengan Formulir Pendaftaran berwarna BIRU.
Kelompok IPS dengan Formulir Pendaftaran berwarna HIJAU.
Kelompok IPC dengan Formulir Pendaftaran berwarna MERAH. (Kelompok IPC adalah campuran IPA dan IPS).

Setiap peserta yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti kelompok IPA, IPS atau kelompok IPC dan tidak tergantung pada jurusan SMA nya.

6. PROGRAM STUDI DAN JUMLAH PILIHAN
Program Studi yang ada di Perguruan Tinggi Negeri dibagi menjadi 2 kelompok yaitu Kelompok IPA dan Kelompok IPS.
Setiap peserta ujian kelompok IPA dapat memilih paling banyak 2 (dua) program studi kelompok IPA.
Setiap peserta ujian kelompok IPS dapat memilih paling banyak 2 (dua) program studi kelompok IPS.
Setiap peserta ujian kelompok IPC dapat memilih paling banyak 3 (tiga) dengan catatan sediktinya 1 (satu) program studi kelompok IPA dan 1 (satu) program studi kelompok IPS.
Urutan pilihan Program Studi merupakan prioritas pemilihan.
Peserta yang hanya memilih 1 (satu) program studi saja diperbolehkan memilih program studi dari PTN di wilayah mana saja.
Peserta ujian yang memilih 2 (dua) program studi atau lebih, salah satu program studi tersebut harus merupakan program studi dari PTN yang berada dalam satu wilayah dengan tempat peserta mengambil formulir pendaftaran. Pilihan yang lain dapat merupakan program studi dari PTN di wilayah mana saja.
Daftar kode program studi dari berbagai PTN dapat dilihat pada lampiran 4.
7. BIAYA UJIAN
Bagi peserta ujian yang memilih kelompok IPA saja atau kelompok IPS saja biaya mengikuti ujian Rp 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah).
Bagi peserta ujian yang memilih kelompok IPC biaya mengikuti ujian Rp 175.000,- (seratus tujuh puluh lima ribu rupiah).

8. TATA CARA MEMPEROLEH FORMULIR PENDAFTARAN
Pembayaran biaya mengikuti ujian dilakukan pada semua Bank Mandiri, dimulai tanggal 16 Juni dan berakhir 27 Juni 2008, dapat diwakilkan dan harus dibayar tunai.
Pembayaran dapat dilakukan melalui cabang Bank Mandiri manapun.
Uang yang telah disetorkan ke bank tidak dapat diminta kembali dengan alasan apapun.
Bukti pembayaran asli dari bank ditukarkan dengan Formulir Pendaftaran dan buku panduan peserta SNMPTN 2008 di Panitia Lokal penyelenggara ujian.
9. TATA CARA PENGEMBALIAN FORMULIR PENDAFTARAN
Formulir Pendaftaran yang telah diisi dengan benar, teliti dan lengkap harus dikembalikan ke Panitia Lokal penyelenggara ujian pada waktu dan tanggal yang telah ditetapkan. Apabila anda terlambat maka pendaftaran akan ditunda pada hari berikutnya.
Pengembalian Formulir Pendaftaran dilaksanakan antara tanggal 16 Juni sampai dengan tanggal 28 Juni 2008 pada pukul 08.00 – 16.00.
Pengembalian Formulir Pendaftaran harus dilakukan oleh peserta sendiri dan tidak boleh diwakilkan.
Dokumen yang harus dibawa adalah Ijazah / STTB asli beserta fotokopinya bagi lulusan tahun 2006 dan 2007, untuk lulusan tahun 2008 dapat menggunakan Surat Tanda Lulus (STL) dan pasfoto berwarna terbaru ukuran 4×6 sebanyak 3 (tiga) lembar
10. JENIS TES
Tes Kemampuan Kuantitatif dan Kemampuan Bahasa, terdiri dari :
Matematika Dasar
Bahasa Indonesia
Bahasa Inggris
Tes Kemampuan IPA, terdiri dari: Matematika, Biologi,Kimia, Fisika dan IPA terpadu.
Tes Kemampuan IPS, terdiri dari: Sejarah, Geografi, Ekonomi dan IPS terpadu.
11. LAYANAN KHUSUS
Bagi penyandang tuna netra yang ingin mengikuti seleksi ini dapat dipandu petugas khusus.
Untuk Keadaan khusus lain Panitia Lokal dapat mengambil kebijakan lain yang dituangkan dalam Berita Acara.
12. UJI KETERAMPILAN KHUSUS

Bagi peserta seleksi yang memilih program studi Keolahragaan dan / atau kesenian, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)/ Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) dan Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diwajibkan mengikuti Uji Keterampilan khusus.

Uji keterampilan khusus dilaksanakan di Program Studi pada PTN pilihan peserta. Peserta ujian keterampilan khusus harus mendaftarkan diri 2 (dua) hari sebelum pelaksanaan ujian keterampilan.

Biaya mengikuti keterampilan khusus dibayarkan kepada PTN pilihan yang melaksanakan ujian dan ditanggung sendiri oleh peserta.

Peserta yang memilih 2 (dua) Program Studi Kesenian/ Keolahragaan/ PGSD/ PGMI diwajibkan mengikuti uji keterampilan di kedua program studi tersebut.

Hasil ujian keterampilan khusus digunakan sebagai salah satu penentu kelulusan ujian.
13. PENGUMUMAN HASIL UJIAN
Hasil ujian diumumkan melalui Situs web www.snmptn.ac.id dapat diakses mulai pukul 00.00 tanggal 1 Agustus 2008
Apabila terjadi perubahan tanggal pengumuman akan diberitahukan melalui media massa ataupun situs web.
14. REGISTRASI KE PTN

Setelah diterima, peserta harus dapat menunjukkan Kartu Tanda Peserta SNMPTN kepada PTN pilihannya untuk dilakukan registrasi.

15. WARGA NEGARA ASING (WNA)

Bagi WNA yang diterima sebagai calon mahasiswa harus melengkapi surat izin tertulis untuk mengikuti pendidikan di Indonesia dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional di Jakarta.

16. SITUS RESMI SNMPTN

Situs resmi SNMPTN 2008 adalah http://www.snmptn.ac.id. Segala informasi mengenai SNMPTN dapat diakses melalui halaman web dengan alamat tersebut di atas.

Tips Menghadapi Ujian/Tes 08/11/2008

Posted by dhimasheri in unas.
Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
5 comments

Tips Menghadapi Ujian/Tes

A.Pendahuluan

Mengerjakan tes atau ujian merupakan aktivitas yang sangat dekat dengan kita, baik ketika sekolah, memasuki dunia kerja, atau bahkan ketika akan dipromosikan dalam karir. Mengerjakan tes atau ujian terkadang bukan hanya masalah kita menghapal materi kemudian mengerjakan soal. Sesungguhnya ketika kita mengerjakan soal tes atau ujian terjadi banyak proses yang terkait bukan hanya pada saat kita mengerjakan tes, akan tetapi juga bagimanakah persiapan kita sebelumnya, reaksi emosional, serta fisik yang bercampur menjadi satu. Dalam mengerjakan soal tentunya tidaklah cukup mengAndalkan hapalan yang kita miliki dalam menjawab soal, akan tetapi lebih dari itu, bagaimana persiapan kita, strategi yang kita pilih untuk menyelesaikan soal menjadi kunci sukses tidaknya kita mengerjakan tes atau ujian.

Dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) pada perguruan tinggi negeri, tidak jarang kita mendengar terdapat orang-orang pintar yang tidak lulus. Dalam tulisan ini Anda akan diajak untuk melihat berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan mengerjakan suatu tes atau ujian. Kemudian dalam tulisan ini Anda akan mendapatkan berbagai hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi ujian, baik persiapan secara fisik, maupun secara mental. Anda juga akan diajak untuk lebih mengenali karakteristik dari soal-soal tes atau ujian. Dan terakhir Anda akan diberikan strategi praktis menjawab soal secara efesien dan efektif.

B.Persiapan Mental

Mengerjakan sebuah ujian atau tes bukanlah hanya masalah apakah kita menguasai pokok materi atau tidak. Seringkali kita mendapati anak yang cerdas tetapi sering mendapatkan nilai yang rendah pada ujian atau tes. Hal ini mungkin saja terjadi karena mengerjakan saol ujian atau tes menuntut proses mental yang dipengaruhi berbagai faktor. Karena faktor mental menjadi dominan pada waktu kita mengerjakan tes atau ujian maka faktor mental ini juga mempunyai pengaruh yang besar dalam menyumbangkan keberhasilan mengerjakan tes atau ujian. Faktor mental yang dimaksud adalah kondisi psikologis testee (orang yang mengerjakan tes) pada waktu akan mengerjakan dan ketika mengerjakan tes atau ujian. Kekhawatiran menghadapi tes atau ujian diberi label kekhawatiran karena perasaan ini sebagian besar disebabkan oleh rasa takut yang, muncul oleh imajinasi. Umumnya, rasa takut berdasarkan realitas, sementara kekhawatiran adalah rasa takut karena imajinasi atau bayangan yang tidak jelas sebabnya.

Akibatnya fisik dan emosional bisa sama. Jika seseorang “takut terbang” tetapi belum pernah terbang, orang itu bisa dikatakan memiliki kekhawatiran yang hebat. Sebaliknya jika orang itu pernah mengalami kecelakaan pesawat terbang, rasa takutnya kini didasarkan pada realitas.

Kekhawatiran menghadapi tes memiliki berbagai tingkatan, dari ringan sampai berat. Kekhawatiran bisa kronis (terjadi pada setiap tes tidak peduli seberapa penting tes itu), atau kekhwatiran akan tes bisa bersifat akut (hanya terjadi pada jenis tes atau ujian tertentu).

Kekhawatiran yang ringan dalam menghadapi tes atau ujian sebenarnya berita baik. Kekhawatiran ringan itu memacu hormon adrenalin kita sehingga menciptakan kewaspadaaan yang membuat Anda lebih terfokus dalam menyelesaikan tes atau ujian. Konsentrasi tetap tinggi pada kondisi ini.

Kekhawatiran yang berada di atas ringan adalah kekhawatiran tingkat tinggi, kekhawatiran tingkat tinggi dapat mengakibatkan otak berhenti bekerja untuk sementar. Pernahkah kita menglami kesulitan menjawab soal ketika mengerjakan tes atau ujian, tetapi setelah ujian selesai dan stes mereda, otak kita kembali aktif, jawaban itu menjadi jelas.

Jenis kekhawatiran yang berat atau hebat dalam menghadapi tes atau ujian memang tidak terlalu umum, tetapi jika kekhawatiran jenis itu menyerang dapat terjadi tekanan hebat yang secara mental dan fisik, seperti bisul, muntah-muntah, depresi yang akut. Sehingga jika Anda mengalami kekhawatiran jenis ini sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter spesialis.

C. Penyebab Kekhawatiran Menghadapi Tes

Kekhawatiran seringkali disebabkan oleh banyak hal, sehingga mungkin saja berbeda antar orang yang satu dengan yang lain. Akan tetapi pada umumnya faktor yang membuat orang khawatir adalah kurangnya persiapan yang merangsang timbulnya perasaan tidak nyaman yang berkaitan dengan sesuatu yang tidak diketahui. Bayangkan Anda berada di kelas III SMA yang akan menghadapi ujian nasional. Akan tetapi Anda tidak banyak meluangkan waktu untuk belajar. Sampai akhirnya waktu ujian tinggal satu bulan lagi. Apakah muncul perasan khawatir pada saat itu, apakah Anda stress menghadapi keadaan itu? pada umumnya ya, kita kan khawatir dan stress menghadapi ujian nasional tersebut.

Penyebabkan munculnya kekhawatiran yang kedua adalah karena kita pernah mengalami kegagalan sebelumnya. Kita selalu saja mendapatkan nilai rendah pada pelajaran matematika sehingga ketika dalam ujian nasional terdapat mata pelajaran matematika kita menjadi khawatir. Apakah kita akan dapat menghadapi ujian nasional tersebut atau tidak.

Kedua penyebab munculnya kekhawatiran itu kemudian berkembang dalam diri seseorang dan seringkali memunculkan imajinasi sendiri akan pada diri seseorang
seperti :

· Menetapkan diri untuk gagal—“saya terlalu bodoh untuk mengerjakan tes atau ujian ini”.

· Mengecewakan diri sendiri — “saya tahu saya takkan pernah lulus tes atau ujian ini”.

Penyebab munculnya kekhwatiran yang akan membuat kita stress tentunya harus dapat kita kenali, sehingga kita dapat merencanakan tindakan pencegahan sehingga terhindar dari kekhawatiran yang berlebih-lebihan. Untuk mencegah/mengurangi kekhawatiran menghadapi tes dapat dilakukan dengan beberapa hal, yaitu ;
Hindari belajar kilat dan belajar secara rutin untuk mempersiapkan diri
Latihan mengerjakan soal
Tidur istirahat yang cukup malam sebelum pelaksanaan tes atau ujian
Makan yang cukup dan benar
Bayangkan kesuksesan
Motivasi lah diri Anda dengan bahasa yang positif
Berolahraga

B. Persiapan Fisik

Dalam mengerjakan tes atau ujian selain faktor mental, tentunya juga dipengaruhi oleh faktor lain, yaitu fisik. Akan berbeda tentunya orang yang mengerjakan tes atau ujian dalam keaadaan sehat fisiknya dan dalam keadaan sakit. Untuk itu faktor fisik ini harus juga memjadi perhatian, apabila kita ingin berhasil dalam tes atau ujian. Bayangkan Anda belajar dengan giat siang dan malam untuk menghadapi tes masuk perguruan tinggi negeri, akan tetapi pada hari pelaksanaan ujian Anda terserang sakit! Akankah Anda akan optimal mengerjakan sal-soal dalam ujian tersebut ?.
Untuk itu jauh-jauh hari sebelum hari pelaksanaan tes atau ujian kita harus mempersiapkan fisik kita sehat.

Perhatikanlah asupan makanan yang kita konsumsi. Banyaklah makan makanan yang bergizi tinggi, buah-buahan, sehingga otak kita dapat bekerja dengan baik untuk mengolah berbagai informasi ketika kita belajar. Sebuah penelitian di Institut Teknologi Massachusetts, peneliti memberikan kepada pria usia 18 hingga 28 tahun makan siang berupa daging ayam kalkun (mengandung 3 ons protein). Setelah itu mereka diminta melakukan latihan berpikir cukup rumit. Pada hari yang lain, mereka diberi makanan yang terbuat dari 4 ons tepung gandum (hampir karbohidrat murni) dan mereka diminta mengerjakan latihan yang serupa, para peneliti menemukan bahwa peserta tes mengalami penurunan kerja mental setelah memakan makanan yang berbeda. Hasil penelitian di atas rasanya cukup untuk mengingatkan kita bahwa apa yang kita makan akan mempengaruhi bagaimana kerja otak kita.

Selain memperhatikan asupan makanan, kita juga harus membiasakan berolahraga. Hal ini penting Karena dengan berolahraga tubuh kita menjadi sehat dan kuat. Dengan kondisi tubuh yang sehat tentunya kita akan lebih semangat dalam mengerjakan berbagai aktifitas kita, seperti belajar, bermain, dan lain sebagainya. Dr. Bruce Tuckman, seorang professor penelitian pendidikan di Universitas Florida mengatakan bahwa olahraga teratur meningkatkan kinerja mental. Kesimpulan itu didasarkan pada penelitiannya dimana anak-anak sekolah yang ikut serta dalam program lari pagi selama lima belas minggu mendapatkan hasil lebih baik dalam tes kreativitas dari pada anak-anak yang tidak melakukan olahraga.

E. Kekuatan Berdoa

Indonesia adalah negara dengan masyarakat penganut beraneka ragam agama. Sebagai umat beragama, tentunya kita percaya pada Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan yang telah mengatur berbagi keputusan hidup kita. Sebagai manusia kita hanya dapat berusaha, tetapi Tuhan jugalah yang menentukan apa yang akan terjadi. Dialah yang menentukan berbagai rencana yang dimiliki manusia, tetapi Tuhan jugalah yang memerintahkan kita untuk berdoa meminta segala sesuatu yang kita harapkan. Dengan memanjatkan doa, menyatakan harapan, keinginan, tujuan yang hendak kita capai kepada-NYA seakan memberikan kekuatan kepada kita untuk menggapai harapan, tujuan, sebagaimana doa yang kita panjatkan. Berdoa memang agaknya sesuatu yang biasa kita lakukan, dan agaknya tampak seperti hal kecil.

Akan tetapi sesungguhnya dalam kata-kata doa yang kita panjtkan sesungguhnya di dalamnya terdapat energi yang dapat menggerakkkan diri kita untuk menggapai doa yang kita panjatkan tersebut. Jika kita akan menghadapi ujian atau tes, maka biasakanlah memanjatkan doa pada Yang Maha Kuasa agar ujian atau tes kita akan jalani dapat kita lalui dengan sukses. Percayalah, doa-doa yang kita bacakan akan memberikan energi positif pada diri kita yang akan mendorong kita untuk giat belajar, dan merasa yakin bahwa kita akan sukses dalam menjalani tes atau ujian

F. Pola dan Bentuk Soal

1. Pilihan Ganda (Multiple Choice)

Pilihan Ganda (Multiple Choice) Hampir semua pertanyaan jenis memilih, tidak memerlukan pendapat atau penafsiran. Pertanyaannya bersifat obyektif, bukan subyektif. Ini tentunya berbeda dengan jawaban essai. Dengan demikian dalam tes yang berbentuk pilihan gAnda, Anda diharuskan untuk ;
mengingat informasi tertentu
memikirkan jawaban terbaik
memisahkan satu jawaban dari berbagai macam data

ketika membaca kembali sebuah pertanyaan memilih, ada tiga komponen yang perlu Anda pertimbangkan ;

~ Dasar (apa yang ditanyakan)
~ Opsi (pilihan-pilihan yang Anda miliki untuk menjawab pertanyan itu
~ Diversi (serangkaian informasi yang dirancang untuk mengubah
perhatian)

“Dasar” merupakan inti pertanyaan itu. Dasar itu bisa satu kata atau seluruh paragrap. Dasar untuk pertanyaan bisa pula sebuah situasi, kasus, atau skenario. Ketiga hal ini mengharuskan peserta tes segera memutuskan apa poin utama uraian tersebut. Ketika menganalisis tes pilihan ganda, Anda harus memfokuskan perhatian hanya pada dasar pertanyaan.
“Opsi” merupakan pilihan-pilihan yang Anda miliki untuk menjawab pertanyaan tes pilihan ganda. Opsi ini sering kali mengharuskan Anda menyadari jawaban yang benar di antara jawaban lain yang salah. Dalam tes pilihan ganda yang lebih kompleks, semua jawaban bisa tampak serupa atau saling melengkapi. Dalam hal ini perlu mempersempit pilihan dengan meninjau dasar pertanyaannya.
“Diversi” merupakan rangkaian informasi yang dirancang untuk mengalihkan perhatian Anda dari dasar pertanyaan. Diversi dapat berupa pertanyaan atau opsi. Agar tetap fokus, selalu kembali ke dasar pertanyaan. Berhati-hatilah pada kata-kata mutlak atau kata-kata dengan arti tetap, misalnya selalu, tidak pernah, tidak satupun, dan semua kata-kata yang bersifat mengecoh yang sebagian besar merupakan diversi. Kurang, lebih, sedikit, kadang-kadang, tidak, kecuali merupakan contoh kata-kata di mana Anda perlu berhenti dan memeriksa kembali. Jawaban bisa tampak jelas sehingga Anda melihat salah satu kata-kata ini.

2. Jawaban Singkat

Soal jawaban singkat adalah pertanyaan yang memerlukan jawaban singkat. Jawaban itu dapat muncul dalam beberapa bentuk seperti isi titik-titik, kata di tengah kalimat, melengkapi kalimat, serta definisi pertanyaan yang memerlukan jawaban singkat umumnya memerlukan ingatan yang spesifik, deklaratif atau di luar kepala. Cara terbaik mempersiapkan diri untuk jenis tes ini adalah belajar dengan kartu flash (kartu yang berisi ringkasan materi).
Baca petunjuk soal dengan teliti. Jika ada yang kurang jelas dari petunjuk itu, tanyakan pada guru atau pengawas dan minta penjelasan.
Baca pertanyaan baik-baik. Dengan hanya membaca bagian pertama pertanyaan atau membaca pertanyaan sekilas, Anda bisa mengambil kesimpulan yang keliru sehingga mengakibatkan mengisi jawaban yang keliru.
Jawab hanya yang ditanyakan saja. Memberi jawaban yang terlalu banyak hanya akan membuang-buang waktu saja, lagi pula informais itu mungkin tidak diperlukan. Kecuali jika Anda piker ada dua kemungkinan atau lebih, tuliskan saja tandai pertanyaan itu, jika masih ada sisa waktu pikirkanlah kembali mana jawaban yang paling tepat. Akan tetapi jika tidak ada waktu lagi, maka guru yang murah hati akan memberi separuh nilai.

3. Essay

Sebelum mengikuti tes atau ujian yang berbentuk essay, maka Anda perlu menebak pertanyaan yang akan muncul, tuliskan jawaban Anda sebelumnya seakan Anda sedang mengikuti tes. Beri waktu sama dengan waktu Anda di kelas.
Ketika tes atau ujian berlangsung, baca baik-baik pertanyaan, jika diizinkan garis bawahi kata-kata kunci dalam pertanyaan itu. Jika pertanyaan punya banyak bagian, gunakan peta belajar untuk menyusun kembali pertanyaan dan bagian-bagiannya.
Pada tes yang berbentuk essay, guru akan mencari tiga unsur utama, yaitu ; pengetahuan Anda akan subyek, kemampuan Anda mengorganisasikan pikiran, dan keterampilan Anda dalam menulis. Untuk itu maka jawaban yang harus Anda berikan harus juga memilki tiga bagian utama, yaitu: pengantar, tubuh/isi, kesimpulan.
Pada bagian pengantar, nyatakanlah kembali atau tafsirkan pertanyaan dengan menggunakan beberapa kata dari pertanyaan. Kemudian lanjutkan jawaban Anda dengan tubuh / isi, dengan menggunakan kata-kata atau kalimat peralihan yang dapat berasal Dari pengantar. Nyatakan ide-ide Anda dengan jelas dan ringkas. Dukung ide-ide pikiran utama Anda dengan contoh atau penjelasan yang lebih kongkrit. Setelah itu nyatakan kembali ide pokok Anda secara ringkas.

G. Lakukan Latihan Yang Tepat

Setiap soal memiliki karakteristiknya sendiri-sendiri. Sehingga apabila kita sering mengerjakan soal-soal dengan pola dan bentuk yang sama kita akan menjadi terbiasa dan relatif lebih mudah mengerjakannya. Pengalaman mengikuti ujian nasional SMA, misalnya, hanya sekali kita alami, akan tetapi kita tetap dapat mengenali karakteristik soal dengan mengerjakan soal-soal sejenis tahun-tahun sebelumnya. Semakin kita sering mengerjakan soal-soal tersebut maka, semakin terlatih kita mengerjakan soal-soal pada tes atau ujian nasional tersebut. Demikian juga pada tes atau ujian di sekolah. Kita dapat memiliki pengalaman mengerjakan tes atau ujian sekolah apakah itu ulangan umum, atau tes yang lainnya dengan berlatih mengerjakan soal-soal pada periode sebelumnya. Misalnya akan ada ulangan umum pada mata pelajaran matematika di sekolah, maka pinjamlah soal-soal terdahulu dari kakak kelas untuk dipelajari dan coba mengerjakannya.

Berikan tanda pada soal-soal yang tidak dapat Anda selesaikan, carilah orang yang dapat memberikan penjelasan pada Anda misalnya guru atau kakak kelas. Setelah Anda berlatih mengerjakan soal-soal tersebut, kemudian ajaklah teman Anda untuk belajar bersama. Berikan jawaban atas soal-soal yang telah Anda kerjakan pada teman, kemudian mintalah tanggapan teman, apakah jawaban yang Anda buat sudah benar menurut teman Anda. Hal ini penting, karena Anda akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar karena melakukan hal itu. Keuntungan yang pertama adalah kekuatan Anda mengingat soal yang telah Anda kerjakan menjadi lebih kuat dengan Anda menjelaskannya pada teman. Informasi itu akan bertambah kuat dalam ingatan kita manakala informasi itu kita sampaikan pada orang lain. Keuntungan yang kedua adalah bahwa dengan Anda menceritakan jawaban Anda atas soal-soal tersebut mungkin saja disalahkan teman Anda, sehingga membuat Anda berpikir ulang, dan meninjau kembali jawaban Anda. Masalah itu mungkin saja terjadi ketika Anda mengerjakan soal pada tes atau ujian yang sesungguhnya. Kita akan lebih ingat ketika mengerjakan soal yang sejenis, kesalahan yang pernah kita buat sebelumnya tentunya akan kita ingat betul, sehingga kita dapat menjawab dengan benar pada tes atau ujian yang sesungguhnya.

H. Baca Petunjuk Soal

Pada waktu Anda mengerjakan soal-soal pada pelaksanaan tes atau ujian maka ada beberapa hal yang Anda harus perhatikan agar Anda mengerjakan soal tes atau ujian dengan baik. Pada saat-saat awal janganlah terpancing untuk langsung melihat soal dan mengerjakan soal. Anda harus membaca terlebih dahulu petunjuk pengsisian soal. Hal ini penting dilakukan agar Anda tidak menyalahi perintah dari soal tersebut. Selain itu dengan membaca secara teliti Anda menjadi lebih yakin karena tahu bagaimana akan mengerjakan soal-soal tersebut.

I. Gunakan Teknik Scanning dan Scamming

Setelah membaca dengan teliti petunjuk pengisian jawaban, maka kegiatan yang harus dilakukan adalah membaca soal dengan cepat (scamming). Membaca dengan cepat (scamming) sebenarnya biasa dilakukan apabila kita mencari nomor telepon pada buku telepon, atau mencari satu kata di kamus. Selain scamming, kita juga melihat soal secara sekilas atau scanning seperti kita membaca Koran. Kelompokkanlah soal yang telah dibaca secara cepat tadi pada kelompok soal yang termasuk sangat sulit, sulit, sedang, dan mudah.

Anda dapat mengelompokkan soal yang tidak tahu sama sekali, tidak ada bayangan bagaimana menjawabnya pada kelompok soal kelompok sangat sulit atau beri tanda SS. Untuk soal yang Anda hanya tahu sedikit dan masih sangat ragu akan kebenaran jawabannya maka masukkan ia ke dalam soal yang termasuk sulit atau beri tanda S. Untuk soal yang Anda rasa tahu dan bisa menjawabnya akan tetapi masih agak ragu apakah benar, masukkan soal tersebut dalam kelompok soal yang sedang atau Anda beri tanda SD. Sedangkan soal yang dirasa dapat Anda jawab dengan yakin benar maka masukkan ke dalam kelompok soal yang mudah atau beri tanda M. setelah semua soal diberi tanda, maka barulah isi jawaban mulai dari soal yang mudah, kemudian soal yang sedang, kemudian soal yang sulit, baru terakhir soal yang sangat sulit. Hal ini penting dilakukan karena seringkali peserta tes memulai mengerjakan tes berurut dari soal nomor 1 sampai nomor terakhir. Tentu saja peserta tes kan sangat rugi, pertama karena soal ujian atau tes biasanya memiliki tingkat kesukaran yang berbeda-beda antara soal yang satu dengan yang lain. Apalagi, soal-soal tersebut kemudian diacak dan tersebar. Jika peserta tes mengerjakan tes mulai dari nomor 1 maka bisa jadi ia mengerjakan soal-soal dengan kategori yang sulit, bahkan sangat sulit. Hal ini jelas merugikan peserta tes. Karena peserta tes akan kehabisan waktu karena mengerjakan soal yang sulit atau sangat sulit terlebih dahulu, karena bisa jadi ia mnemukan jawabnnya akan tetapi bisa jadi tidak meneukan jawabannya. Hal ini tentunya akan mebuat peserta tes kelelahan secara mental karena ia tidak dapat menjawab soal, sehingga apabila ia mendapatkan soal yang sesungguhnya mudah karena konsentrasinya sudah mulai pecah, soal yang mudah itupun akan sulit dijawab oleh peserta tes.

J. Penutup

Dalam kehidupan sehari-hari, baik ketika sekolah, kuliah, akan bekerja, kita selalu dihadapkan dengan seprangkat ujian atau tes yang menjadi syarat untuk mencapai sesuatu. Untuk itu, setiap otang tentunya ingin agar mereka dapat mengerjakan tes dengan baik agar dapat mencapai apa yang mereka inginkan.
Keberhasilan menghadapi tes atau ujian tentunya harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari sebelum tes, serta pada saat tes berlangsung. Untuk persiapan sebelum tes, meliputi persiapan mental seperti mengatur rasa khawatir yang muncul, kemudian berdoa, serta persiapan fisik seperti berolahraga, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi. Sedangkan persiapan ketika tes berlangsung meliputi, latihan soal, mengenali bentuk-bentuk soal, dan mempelajari teknik-teknik mengerjakan soal seperti scamming, ataupun scanning.
Banyak orang yang mempunyai predikat sebagai orang pandai akan tetapi gagal dalam menghadapi suatu ujian atau tes. Hal disebabkan oleh faktor persiapan yang kurang baik, mereka memandang mengerjakan tes merupakan hal yang biasa sehingga tidak terlalu penting mempersiapkan diri menghadapi tes atau ujian tersebut.
Dengan mempersiapkan diri menghadapi tes atau ujian sesungguhnya membuat kita lebih yakin bahwa kita akan bisa mengerjakan tes atau ujian dengan baik. Keyakinan inilah kemudian yang menggerakkan energi yang ada pada kita untuk berupaya mengerjakan tes atau ujian dengan baik.

Sumber: dari berbagai sumber

07/11/2008

Posted by dhimasheri in unas.
Tags: , , , , , , , ,
add a comment

Jadwal Ujian Nasional 2009 Oktober 27, 2008

Kabar gembira kepada para calon peserta Ujian Nasional 2009 bahwa jadwal pelaksanaan Ujian Nsional 2009 sudah ditetapkan oleh Pemerintah
Berdasarkan kesepakatan bersama (BSNP, Depdiknas, dan Depag) diputuskan jadwal Ujian Nasional sebagai berikut :

- SMA/MA (20 — 24 April 2009)
- SMP/Mts (27 – 30 April 2009)
- SD/MI (12 — 14 Mei 2009)
- SMK/SMALB (20 — 22 April 2009)

Untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut silakan menghubungi:
Kaharuddin Arafah
HP : 085885623777 / 08124214147
E-mail : kaharbsnp@yahoo.co.id
eltigakahar@yahoo.com
Dr. Gaguk Margono
HP : 081514526365
E-mail : g_margono@yahoo.com

Sumber: www.depdiknas.go.id

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 245 other followers