Download Soal UMB PTN 2010 – Asli 16/07/2010
Posted by dhimasheri in umb.Tags: 340, 350, 360, 440, 451, bahasa, ips, kemampuan dasar umb, kemampuan ips, kemampuan sains umb, kode, matematika, sains, soal dasar umb, soal ips umb, soal sains umb, soal ujian masuk bersama, soal umb, soal umb dasar, soal umb ips, soal umb sains, soal umbptn 2010, soalumb, umb, umbptn, umbptn 2010
1 comment so far
Kemampuan Matematika dan Bahasa Kode 340
Download Soal UM UGM Plus Pembahasan – Tahun 2008 16/07/2010
Posted by dhimasheri in unas.Tags: 372, 381, 392, 472, 482, 492, 731, 741, 811, 821, 831, dasar, ipa, ips, jogja, jogjakarta, kode, soal ugm, soal ujian ugm, soal um ugm, ugm, um ugm, universitas gadjah mada
6 comments
Pembahasan Kemampuan Dasar Kode 482
Download Soal UM UGM Plus Pembahasan – Tahun 2007 16/07/2010
Posted by dhimasheri in ugm.Tags: 372, 381, 392, 731, 741, 811, 821, 831, dasar, ipa, ips, jogja, jogjakarta, kode, soal ugm, soal ujian ugm, soal um ugm, ugm, um ugm, universitas gadjah mada
1 comment so far
Pembahasan Kemampuan Dasar Kode 741
Download Soal UM UGM Plus Pembahasan – Tahun 2006 16/07/2010
Posted by dhimasheri in unas.Tags: 372, 381, 392, 811, 821, 831, dasar, ipa, ips, jogja, jogjakarta, kode, soal ugm, soal ujian ugm, soal um ugm, ugm, um ugm, universitas gadjah mada
add a comment
Pembahasan Kemampuan Dasar Kode 381
Download Soal UM UGM Plus Pembahasan – Tahun 2005 16/07/2010
Posted by dhimasheri in ugm.Tags: 811, 821, 831, dasar, ipa, ips, jogja, jogjakarta, kode, soal ugm, soal ujian ugm, soal um ugm, ugm, um ugm, universitas gadjah mada
4 comments
Pembahasan Kemampuan Dasar Kode 821
Download Soal SNMPTN 2010 – Lengkap 28/06/2010
Posted by dhimasheri in snmptn.Tags: 364, 388, 526, 528, 730, 744, dasar, ipa, ips, kemampuan dasar, snmptn 2010, soal snmptn, soal snmptn 2010
add a comment
Kumpulan Soal Ujian SNMPTN 2010
Kemampuan Dasar – Kode 364 dan 744
Kumpulan Soal SNMPTN – Kemampuan IPS 24/06/2010
Posted by dhimasheri in snmptn.Tags: ips, kemampuan ips, snmptn, snmptn 2010, soal ips, soal ips snmptn, soal snmptn kemampuan ips, soal spmb, soal spmb ips
3 comments
Bagian Ketiga – Kemampuan IPS
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 291
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 391
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 790
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 330
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 430
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 731
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 391
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 430
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 330
Pembahasan Kemampuan IPS5 Kode 562
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 460
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 661
Pembahasan Kemampuan IPS Kode 103
KUNCI UTUL UGM 2010 – IPS – 471 08/04/2010
Posted by dhimasheri in ugm.Tags: 471, ips, kunci ips 471, ujian tulis ugm 2010, UTUL, utul ugm
1 comment so far
KEMAMPUAN IPS KODE : 471
| SEJARAH | GEOGRAFI | EKONOMI | |||||
| 1. | B | 16. | A | 36. | A | ||
| 2. | D | 17. | C | 37. | D | ||
| 3. | D | 18. | B | 38. | D | ||
| 4. | B | 19. | A | 39. | B | ||
| 5. | D | 20. | C | 40. | A | ||
| 6. | B | 21. | D | 41. | B | ||
| 7. | B | 22. | E | 42. | C | ||
| 8. | D | 23. | D | 43. | B | ||
| 9. | D | 24. | B | 44. | C | ||
| 10. | C | 25. | D | 45. | B/D | ||
| 11. | C | 26. | D | 46. | A | ||
| 12. | D | 27. | A | 47. | E | ||
| 13. | E | 28. | A | 48. | A | ||
| 14. | A | 29. | A | 49. | C | ||
| 15. | E | 30. | A | 50. | B | ||
| 16. | A | 31. | A | 51. | B | ||
| 17. | A | 32. | C | 52. | C | ||
| 18. | C | 33. | A | 53. | E | ||
| 19. | C | 34. | D | 54. | C | ||
| 20. | A | 35. | B | 55. | B | ||
| 21. | A | 36. | A | 56. | B | ||
| 22. | E | 37. | B | 57. | C | ||
| 23. | E | 38. | A | 58. | B | ||
| 24. | B | 39. | B | 59. | E | ||
| 25. | A | 40. | B | 60. | D | ||
Pengumuman PSSB dan UM I UNDIP 2010 26/03/2010
Posted by dhimasheri in undip.Tags: ipa, ipc, ips, online, pendaftaran, pengumuman, semarang, test, ujian, ujian mandiri, UM UNDIP, um undip 2010, undip, undip 2010, verifikasi
51 comments
Pengumuman PSSB / PMDK UNDIP : 27 Maret 2010
Pengumuman UM I UNDIP : 10 April 2010
Pengumuman PSSB 2010 disini
Lokasi Verifikasi UM I UNDIP 2010 26/03/2010
Posted by dhimasheri in undip.Tags: ipa, ipc, ips, online, pendaftaran, semarang, test, ujian, ujian mandiri, UM UNDIP, um undip 2010, undip, undip 2010, verifikasi
1 comment so far
Lokasi Verifikasi
Semarang : Gedung Prof. Soedarto, SH. Kampus Tembalang Semarang
Jakarta: SMA LABSCHOOL, Jl. KH Ahmad Dahlan No. 14 Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Telp. 0217398935
Bandung : Kantor Pusat Pembinaan Keahlian dan Teknik Konstruksi Departemen PU Jl. Abdul Hamid, Cicaheum, Kotamadia Bandung
Surabaya : SMU TA’MIRIYAH, Jl. Indrapura No 12, Surabaya Tel 031 3525931
Bandar Lampung: Jl. Prof. M. Yamin No 15 Rawa Laut, Bandar Lampung, Tel 0721 251545.
Pekan Baru: SMAN 8 Pekanbaru (R-BI). Jl. Abdul Muis No. 14, Kelurahan Cinta Raja, Kec. Sail, Pekanbaru, Telp 076123073
Medan : SMAN 1 Medan Jl Teuku Cik Ditiro No 1 Medan, Tel 061 4511765
Samarinda : SMAN 1 Samarinda Jl. Bayangkara Samarinda Tel. 0541 7060273
VERIFIKASI PENDAFTARAN UJIAN MANDIRI I UM UNDIP Tahun 2010 26/03/2010
Posted by dhimasheri in undip.Tags: ipa, ipc, ips, online, pendaftaran, semarang, test, ujian, ujian mandiri, UM UNDIP, um undip 2010, undip, undip 2010, verifikasi
add a comment
VERIFIKASI PENDAFTARAN UJIAN MANDIRI I UM UNDIP Tahun 2010
sumber: www.um.undip.ac.id
- Pendaftaran Online Ujian Mandiri I tahun 2010 akan ditutup tanggal 22 Maret 2010.
- Verifikasi Pendaftaran akan dilaksanakan serempak di seluruh lokal ujian mandiri I 2010 mulai tanggal 29 Maret s.d. 1 April 2010 jam 08.00 s.d 16.00 WIB.
- Semua calon peserta ujian wajib melakukan pengesahan/verifikasi pendaftaran. Bagi yang tidak melakukan verifikasi/pengesahan pendaftaran dianggap mengundurkan diri dan tidak diperbolehkan untuk mengikuti ujian tertulis.
- Verifikasi pendaftaran dilakukan sesuai dengan kota yang dipilih untuk mengikuti ujian tertulis Ujian Mandiri Undip 2010. Contoh bagi calon peserta yang memilih kota Jakarta untuk tempat ujian tertulis pada saat pendaftaran online, maka verifikasi pendaftarannya juga harus dilakukan di Jakarta.
- Verifikasi/pengesahan pendaftaran dilakukan dengan cara datang langsung ke lokasi verifikasi pendaftaran yang ditentukan di setiap kota tempat pelaksanaan Ujian Mandiri Undip 2010 dengan tidak diwakilkan. Kecuali bagi yang kolektif sekolah bisa dilakukan oleh perwakilan sekolah masing-masing dengan mengikuti syarat-syarat yaitu: Membawa formulir pernyataan perwakilan sekolah. contoh formulir bisa di download di menu –> download
- Melakukan verifikasi dengan syarat-syarat sebagai berikut:
- Menyerahkan bukti pembayaran biaya pendafaran dalam bentuk struk ATM, print out internet banking atau slip pembayaran jika melalui teller.
- Menyerahkan print out Kartu Peserta Ujian (KPU) dan bukti hadir yang sudah ditempel foto peserta terbaru ukuran 4 x 6 cm dan menandatangani kartu peserta ujian didepan petugas verifikasi pendaftaran.
- Menyerahkan isian formulir SPMP yang telah ditandatangani orangtua/wali/penyandang dana peserta di atas materai Rp.6.000,-
- Menyerahkan Surat keterangan lulus/foto copy Ijazah yang sudah dilegalisir, atau keterangan sedang aktif menempuh studi dikelas 3 dari sekolah masing-masing (bagi yang belum lulus). Berkas tersebut dimasukkan dalam map merah untuk kelompok IPA, map kuning untuk kelompok IPS, map biru untuk kelompok IPC.
- Saat verifikasi ini peserta akan diberikan informasi tentang lokasi ruang ujian sesuai dengan nomor peserta.
- Bagi yang melakukan verifikasi / pengesahan pendaftaran di luar kota Semarang harus membayar biaya Verifikasi sebesar Rp. 50.000, – dan diberikan pada loket panitia verifikasi.
Syarat Peserta UM I UNDIP 2010 12/12/2009
Posted by dhimasheri in undip.Tags: campuran, ipa, ipc, ips, kelompok ujian mandiri, kelompok ujian mandiri undip - peserta um undip - pmdk undip - pssb undip - um - um 1 undip - um 2010 - UM UNDIP - um undip 2010 - undip, pmdk undip, pssb 2010, um 2010, UM UNDIP, undip 2010, undip semarang
9 comments
Persyaratan Peserta UM I 2010
- Merupakan siswa aktif di kelas terakhir SMA/SMK/MA tahun 2010, lulusan ujian persamaan atau yang setara lainnya (Paket C), serta lulusan tahun 2008 dan 2009
- Memenuhi persyaratan kesehatan fisik dan tidak buta warna yang ditetapkan oleh program studi masing-masing
- Mengisi kesanggupan membayar SPMP yang ada di formulir pendaftaran.
Kelompok Ujian
Seleksi melalui UM I ini didasarkan pada 3 kelompok yaitu :
- Kelompok IPA
- Kelompok IPS
- Kelompok Campuran (IPA dan IPS)
Setiap peserta yang memenuhi persyaratan dapat mengikuti kelompok IPA saja, kelompok IPS saja atau kelompok Campuran, tidak tergantung pada jurusan asal SMA/SMK/MA-nya.
Passing Grade IPB versi SSC 2008 17/12/2008
Posted by dhimasheri in snmptn.Tags: bogor, Institut Pertanian Bogor, ipb 2008, ips, passing grade ipb
4 comments
PG IPB (Versi SSC) Agronomi 31.80 IPA Arsitektur Pertamanan 34.30 IPA Biologi 32.69 IPA Budi Daya Perairan 35.69 IPA Fisika I P B 32.69 IPA Geofisika (Meteorologi) 37.47 IPA Gizi Masy dan Sumber Daya Keluarga 31.80 Hortikultura 31.66 IPA Ilmu Hama Penyakit Tumbuhan 31.66 IPA Ilmu Kelautan 34.16 IPA Ilmu Komputer 38.41 IPA Ilmu Tanah 37.02 IPA Kedokteran Hewan 35.69 IPA Kimia 31.52 IPA Konservasi Sumber Daya Hutan 28.19 IPA Manajemen Hutan 32.08 IPA Manajemen Sumber Daya Perairan 28.19 Matematika 31.52 IPA Nutrisi dan Makanan Ternak 32.22 IPA Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan 28.05 Pemuliaan Tanaman 32.38 IPA Penyuluhan Komunikasi Pertanian 31.80 Produksi Ternak 35.55 IPA Sosial Ekonomi Perikanan 28.05 IPA Agrobisnis 38.94 IPA Sosial Ekonomi Peternakan 33.72 IPA Statistika 39.16 IPA Teknik Pertanian 39.61 IPA Teknologi Hasil Hutan 28.05 IPA Teknologi Hasil Perikanan 29.33 IPA Teknologi Hasil Ternak 37.30 IPA Teknologi Industri Pertanian I P B 41.61 IPA Teknologi Pangan 39.16 IPA
STRATEGI TEMBUS SPMB 2009 17/12/2008
Posted by dhimasheri in snmptn.Tags: ipa, ipc, ips, jawa, kalimantan, lulus spmb, perguruan tinggi, pt, ptn, regional, smk, smp, smta, snmptn, spmb, sukses tembus spmb, sulawesi, sumatera, uan, ujian
25 comments
ini cerita dariteman yang di bandung …..
STRATEGI TEMBUS SPMB
Ujian akhir nasional (UAN) telah usai dan dari 1.891.339 peserta ujian akhir nasional (UAN) sekolah menengah atas/madrasah (SMA/MA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) tahun 2004, hanya 88,55 persen (1.674.781 peserta) yang berhasil melewati nilai standar kelulusan 4,01 ke atas
Setiap lulusan SMA/MA dan SMK (baca : sekolah menengah tingkat atas¡ªSMTA) berhak melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya, perguruan tinggi (PT), baik PT negeri (PTN) maupun swasta (PTS). Akan tetapi, seperti sudah menjadi tradisi tahunan, para siswa umumnya berbondong-bondong mendaftarkan dirinya menjadi calon mahasiswa PTN melalui jalur sistem penerimaan mahasiswa baru (SPMB). Walaupun untuk itu terkadang mereka bertindak tidak rasional dan proporsional.
Tidak sedikit calon mahasiswa mengikuti SPMB berdasarkan ¡°mode¡± belaka, ikut-ikutan, mengikuti arus teman. Pilihan program studi mereka di PTN pada galibnya adalah jurusan-jurusan atau fakultas-fakultas ¡°favorit¡± yang diminati oleh banyak calon mahasiswa. Umpamanya, kedokteran umum, arsitektur, teknik informatika, komputer, ekonomi, manajemen, akuntansi, sastra Inggris, dan lain-lain. Padahal untuk dapat diterima di situ dibutuhkan nilai ujian yang tinggi, mengingat banyaknya peminat. Jadi, semakin banyak calon mahasiswa yang meminati suatu program studi di PTN, maka akan semakin tinggi pula nilai ujian yang harus diperolehnya untuk diterima di sana. Begitu pula sebaliknya.
Seluruh PTN di Indonesia yang menyelenggarakan SPMB hanya akan menerima 86.607 mahasiswa baru yang tersebar pada 1.615 program studi (Kompas, 11 Juni 2004). Kalau lulusan SMTA yang ikut SPMB diasumsikan sekira setengah juta orang, berarti yang tidak lulus SPMB jumlahnya jauh lebih banyak daripada yang lolos.
Demikian sulitkah untuk menembus SPMB? Tidak juga, kalau calon mahasiswa mampu mengetahui, memahami, dan menerapkan strategi tembus SPMB dengan jurus 3K, yakni Kesempatan, Kemampuan, dan Kemauan, sebagaimana dielaborasi di bawah ini.
Kesempatan
Pada hakikatnya, menjadi peserta SPMB adalah suatu kesempatan, suatu peluang yang sudah semestinya disikapi secara positif oleh para siswa lulusan SMTA.
Setiap lulusan SMTA bisa mengikuti SPMB sampai tiga kali. Sewaktu baru lulus, setahun setelah lulus, dan dua tahun setelah lulus. Bagi siswa lulusan 2004 , SPMB tahun ini adalah kesempatan pertama untuknya dan jika tidak diterima, masih ada dua kesempatan lagi (2005, 2006). Bagi lulusan 2003, jika tidak diterima tahun ini, maka tinggal satu kesempatan (2005). Dan bagi lulusan 2002, tahun sekarang merupakan kesempatan terakhir untuknya, jika tidak diterima, maka hilanglah peluang menjadi mahasiswa PTN melalui SPMB.
SPMB 2004 diikuti 49 PTN seluruh Indonesia yang terbagi ke dalam tiga regional, yakni regional I meliputi PT di wilayah Sumatera, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat; regional II : Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur; dan regional III : Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua. (Data lengkap PTN per regional dapat dilihat di Buku Petunjuk SPMB 2004 atau di http://www.spmb.or.id)
SPMB diselenggarakan di kota-kota di mana PTN berada dan di kota-kota lain yang oleh panitia dianggap strategis. Seleksi ujian tersebut diselenggarakan pada saat yang bersamaan dan menggunakan soal yang sama atau setara. Peserta ujian disarankan memilih tempat ujian yang paling dekat dengan tempat tinggalnya.
Tempat ujian tidak merupakan kriteria penerimaan, sehingga peserta ujian tidak perlu mengikuti ujian di tempat program studi atau universitas yang menjadi pilihannya. Peserta ujian dapat memilih program studi di setiap PTN, dengan persyaratan salah satu pilihannya berada di regional di mana peserta mengikuti ujian; pilihlah tempat ujian yang paling dekat atau paling efisien. Lokasi ujian tidak menjadi pertimbangan diterima atau tidak diterimanya peserta di PTN, tetapi lebih ditentukan oleh nilai SPMB yang bersangkutan dan nilai-nilai dari pesaing di program studi pilihannya.
SPMB mempermudah siswa untuk bisa mendaftar dan diterima di PTN yang diminatinya. Mereka cukup sekali ujian dan memilih beberapa PTN tanpa harus pergi dan menginap ke lokasi di mana PTN pilihannya berada. Mereka hanya perlu mengadakan satu kali perjalanan setelah pasti diterima di PTN pilihannya.
Jadi, untuk dapat diterima di PTN, pilihlah program studi yang tidak favorit, yang berdaya saing rendah. Artinya, calon mahasiswa yang meminatinya tidak terlalu banyak. Strategi yang direkomendasikan di sini : pilihan ke-1 program studi nonfavorit, pilihan ke-2 program studi nonfavorit, dan/atau pilihan ke-3 (untuk yang mengikuti IPC) program studi nonfavorit juga.
Kemampuan
Pada dasarnya, SPMB adalah suatu proses seleksi akademis yang mencakup tiga kelompok ujian : IPA, IPS, dan IPC/Campuran (IPA dan IPS). Setiap lulusan SMTA, jurusan apa saja, boleh mengikuti SPMB kelompok IPA, IPS, atau IPC. Lulusan SMA jurusan IPS yang mengikuti SPMB kelompok IPA juga boleh memilih program studi apa saja di kelompok IPA, termasuk Kedokteran, Komputer, Teknik, Pertanian, dsb.
Secara umum, terdapat tiga mata ujian : kemampuan kuantitatif dan kemampuan verbal sebanyak 75 soal (yaitu matematika dasar, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris, masing-masing 25 soal), kemampuan IPA 75 soal (matematika, biologi, fisika, kimia, dan IPA terpadu, masing-masing 15 soal), dan kemampuan IPS 75 soal (sejarah, geografi, ekonomi¡ªmasing-masing 20 soal¡ª, dan IPS terpadu 15 soal). Peserta ujian harus mampu mengalokasikan waktu dengan jumlah soal yang tersedia, sehingga tidak ada alasan kekurangan waktu pengerjaan soal. Perlu dicatat, kemampuan verbal waktunya 180 menit, kemampuan IPA 150 menit, dan kemampuan IPS 90 menit.
Oleh karena setiap pelajaran mempunyai bobot yang sama, maka kerjakanlah semua soal ujian. Kalau peserta SPMB sama sekali tidak mengerjakan soal salah satu mata pelajaran, maka ia akan mendapat ¡°nilai-mati¡± untuk pelajaran tersebut. Sungguhpun nilai yang lain bagus sekali, kalau ada ¡°nilai mati¡± maka ia tidak akan diterima!.
Semua peserta SPMB akan diurutkan menurut nilai ujiannya, kemudian dialokasikan pada program studi pilihannya, dengan ketentuan bahwa peserta yang lebih baik mendapat prioritas untuk dialokasikan lebih dahulu. Jika masih ada tempat di pilihan pertama, ia akan diterima di program studi pilihan pertama. Jika tempat pada program studi pilihan pertama telah penuh, dan masih ada program studi pilihan kedua, ia akan diterima pada program studi pilihan kedua. Jika tempat pada program studi pilihan pertama dan program studi pilihan kedua telah penuh, maka ia tidak akan diterima walaupun nilainya masih cukup tinggi. Bagi yang memilih kelompok IPC dengan tiga pilihan, maka pilihan ketiga akan diproses dengan cara yang sama.
Pendek kata, SPMB tidak mengenal passing grade. Setiap program studi menerima calon mahasiswa sesuai urutan nilainya, nilai yang lebih baik mendapat prioritas untuk diterima lebih dulu, dan penerimaan berhenti setelah daya tampung terpenuhi.
Jadi, kalau calon mahasiwa memilih program studi favorit, maka ia harus berupaya untuk meraih nilai ujian maksimal. Dengan asumsi, apabila nilai ujiannya tinggi, maka akan dapat mengalahkan para pesaingnya di program studi itu.
Kemauan
Pemilihan program studi di PTN, idealnya, selain karena calon mahasiswa mampu menaklukkan soal-soal ujian SPMB juga harus selaras dengan minat dan bakatnya, sehingga ia diharapkan sukses menyelesaikan studinya di PTN. Namun, dalam SPMB, melalui uji keterampilan program studi keolahragaan dan kesenian saja minat dan bakat calon mahasiswa dapat diketahui. Sebab, berdasarkan Keputusan Mendiknas No. 173/U/2001 tentang Penerimaan Calon Mahasiswa pada Perguruan Tinggi, SPMB hanya bertujuan untuk memilih calon mahasiswa baru yang mempunyai kemampuan akademik untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan di PTN sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan. Dari sini, domain afektif dan psikomotor (menurut Taxonomy Bloom)¡ªkecuali untuk program studi keolahragaan dan kesenian¡ªtidak terungkapkan.
SPMB selain menafikan minat dan bakat calon mahasiswa juga tidak mengungkap perilakunya selama bersekolah di SMTA (misalnya : rajin, malas, tukang menyontek, sering kesiangan/terlambat, aktivis, trouble maker, dan lain-lain perbuatan positif maupun negatif siswa).
Berdasarkan uraian di atas, dalam mengikuti SPMB, calon mahasiswa hendaknya menggunakan hati nuraninya. Maksudnya, jangan menjadikan PTN sebagai ¡°tujuan¡±, tetapi sebagai ¡°alat¡± belaka untuk mencapai tujuan yang riil yakni dunia kerja atau masa depan.
Adalah wajar nian tatkala calon mahasiswa memilih program studi favorit di PTN, karena program-program studi itu memang menjanjikan dunia kerja atau masa depan yang relatif lebih baik; dengan gaji, penghasilan, atau kesejahteraan yang layak untuk hidup.
Jadi, biarpun gagal diterima di kedokteran umum, arsitektur, teknik informatika, komputer, ekonomi, manajemen, akuntansi, sastra Inggris, dan lain-lain program studi ¡°favorit¡± di PTN; hal itu bukanlah akhir dari segalanya. Toh, masih banyak PTS-PTS yang membuka program-program studi sejenis dengan kualitas pembelajaran yang tidak kalah dengan PTN dan biaya pendidikan yang cukup terjangkau calon mahasiswa. Lalu, mengapa tetap ngotot ke PTN, kalau tujuan utamanya adalah meraih masa depan yang lebih baik?. NNN Penulis, 10 tahun aktif di berbagai Bimbel di Bandung; kini tenaga fungsional di SMAN 21 Bandung NNN


